Artikel

tampilkan semua artikel

Komitmen RS. William Booth Surabaya untuk Berantas Health Care Associated Infections (HAIS)

Risiko tertularnya infeksi yang terkait dengan pelayanan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya (Health Care Associated Infections/ HAIS) masih menjadi masalah penting di seluruh dunia. Dimana "Infeksi itu dapat ditularkan di antara pasien, keluarga, staff, tenaga profesional kesehatan, tenaga kontrak, tenaga sukarela, mahasiswa bahkan antar pengunjung rumah sakit"

Dulu HAIs dianggap karena faktor lingkungan yang jelek, tetapi ternyata paling banyak karena tangan petugas yang terkontaminasi dan juga terkait dengan pelayanan lain yang beresiko infeksi, seperti di Instalasi Bedah, Gizi dan Pengelolaan Laudry, dll.

Dengan Undang-undang (UU) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, pasal 40 mewajibkan semua rumah sakit untuk melaksanakan akreditasi "Versi 2012 setiap tiga tahun, Direktur RS. William Booth Surabaya berkomitmen semaksimal mungkin memenuhi standart yang harus dipenuhi  dengan Renovasi Instalasi Bedah, Gizi, membuat perjanjian kerjasama dengan laundry yang standard dan pemenuhan fasilitas lainnya. Semua Rumah Sakit (RS) baik besar dan kecil, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lain harus memahami bagaimana cara melakukan pencegahan dan pengendalian infeksi di RS nya.

"Selama ini kesadaran RS akan PPI masih minim, tetapi jika RS mengedepankan PPI, pasien yang masuk tidak terkena infeksi akan terjamin sampai keluar RS, menurunkan kejadian infeksi. Sebaliknya, kalau RS tidak sadar PPI, pasien masuk yang tidak kena infeksi pulang membawa infeksi karena menular dengan mudah lewat interaksi langsung maupun tidak langsung, hal ini menyebabkan jumlah hari perawatan bertambah dan tentunya akan diikuti dengan biaya rumah sakit yang semakin besar.

Meski mengkhawatirkan, HAIs sebenarnya dapat dicegah secara sederhana, yakni melakukan kegiatan Pecegahan dan Pengendalian Infeksi yang utama dengan membiasakan mencuci tangan dengan benar. Penelitian teranyar menunjukkan, cuci tangan dengan Handrub berbahan dasar alkohol 70 % dan sabun mampu menghilangkan 92 persen organisme penyebab infeksi di tangan.

(Endah - PPI RS. William Booth Surabaya)

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Layanan Informasi

Jl. Raya Diponegoro No.34, Darmo
Wonokromo, Surabaya
Telp. +62 31 5678917
info@williamboothsby


Diselenggarakan Oleh:

Yayasan Pelayanan Kesehatan Bala Keselamatan.
Surat Ijin Operasional Rumah Sakit Nomor :
503.445 / 34 P / IO.RS / 436.6.3 / XI / 2015